AMP adalah singkatan dari Accelerated Mobile Pages atau Laman Seluler Dipercepat. AMP merupakan suatu cara untuk membuat laman web yang ringan dan dapat dimuat dengan cepat, khususnya pada perangkat seluler. Tag Manager mendukung penampung AMP, yang mirip dengan penampung web standar.

Tag yang sesuai dengan AMP dapat diterapkan menggunakan Tag Manager. Tag Manager mendukung banyak tag yang dirancang agar dapat digunakan dengan AMP dan pemasangan Tag Manager untuk AMP mirip dengan proses pemasangan untuk laman web.

Dalam beberapa kasus, Anda mungkin ingin memiliki versi AMP atau non-AMP dari laman yang sama milik situs anda, misalnya : artikel berita.

Coba pikirkan hal ini: Jika Google Penelusuran menemukan versi non-AMP dari laman tersebut, bagaimana Google mengetahuinya?

Berikut beberapa tips yang bisa anda terapkan ke situs milik anda :

Menautkan laman dengan link

Untuk memecahkan masalah ini, cukup menambahkan informasi tentang laman AMP ke laman non-AMP dan sebaliknya, dalam bentuk tag <link> di <head>.

Tambahkan tag dibawah ini ke laman non-AMP:

<link rel="amphtml" href="https://www.example.com/url/to/amp/document.html">

Tambahkan tag ini ke laman AMP:

<link rel="canonical" href="https://www.example.com/url/to/full/document.html">

Bagaimana jika anda hanya memiliki satu laman?

Jika anda hanya memiliki satu laman saja dan laman tersebut adalah versi AMP, Anda tetap harus menambahkan tautan kanonis ke laman tersebut, yang kemudian akan diarahkan ke laman tersebut:

<link rel="canonical" href="https://www.example.com/url/to/amp/document.html">

Mengintegrasikan platform pihak ketiga melalui metadata tambahan

Terkadang situs pihak ketiga (yang menyematkan laman AMP atau menyertakan tautan ke laman AMP) perlu tahu lebih banyak tentang laman anda selain mengetahui bahwa laman tersebut adalah laman AMP.

Pertanyaan yang mungkin diajukan oleh platform tentang laman anda adalah seperti “Apakah laman merupakan artikel berita?”, “Atau video?”, atau “Apakah Anda memiliki tangkapan layar dan deskripsi singkat?”.

Hal ini tidak hanya relevan untuk laman AMP, tetapi juga untuk semua laman web. Untuk beberapa platform, metadata ini bersifat tambahan. Untuk platform lainnya, metadata ini merupakan persyaratan, yang berarti platform tidak akan menampilkan tautan ke konten jika anda tidak menyertakan metadata yang tepat. Pastikan agar anda menyertakan metadata yang tepat untuk platform yang ingin ditampilkan di konten.

Menggunakan Schema.org untuk sebagian besar mesin penelusuran

Schema.org menawarkan kosakata terbuka untuk menambahkan metadata ke berbagai hal. Dalam kasus AMP, properti yang dapat diterima di konten termasuk jenis konten tertentu (yaitu, ‘artikel berita’), judul, tanggal terbit, dan gambar pratinjau terkait.

Contoh:

  {
    "@context": "http://schema.org",
    "@type": "NewsArticle",
    "mainEntityOfPage": "http://cdn.ampproject.org/article-metadata.html",
    "headline": "Lorem Ipsum",
    "datePublished": "1907-05-05T12:02:41Z",
    "dateModified": "1907-05-05T12:02:41Z",
    "description": "The Catiline Orations continue to beguile engineers and designers alike -- but can it stand the test of time?",
    "author": {
      "@type": "Person",
      "name": "Jordan M Adler"
    },
    "publisher": {
      "@type": "Organization",
      "name": "Google",
      "logo": {
        "@type": "ImageObject",
        "url": "http://cdn.ampproject.org/logo.jpg",
        "width": 600,
        "height": 60
      }
    },
    "image": {
      "@type": "ImageObject",
      "url": "http://cdn.ampproject.org/leader.jpg",
      "height": 2000,
      "width": 800
    }
  }

Anda dapat menemukan lebih banyak lagi contoh di folder contoh ampproject , termasuk sintaksis atribut HTML alternatif.

Iklan